Saturday, December 12, 2015

Kisah Miris,Kehilangan Keperawanan Oleh Guru Olahragaku

Murni adalah seorang siswa sebuah Sekolah Menengah atas yang memiliki parasa cantik, saat itu dia sedang melakukan Ujian Akhir di Sekolah
Guru pengawas saat itu adalah Pak Dodo, merupakan guru olahraga di sekolahnya. Pak Dodo terkenal sebagai ‘guru killer’ di sekolah itu, tak jarang murid-murid di sana di hukum dengan sangat kejam apabila berbuat kenakalan. Pak Dodo berwajah seperti Tarzan Srimulat. Walaupun sudah berumur 50an, tubuhnya tetap tegap bak prajurit karena sering berolahraga. Tanpa di sadari oleh Syifa, Pak Dodo melihat perbuatannya yang mencontek saat ujian. Tapi bukannya menegur, Pak Dodo mengeluarkan sesuatu dari tasnya. Ternyata itu adalah sebuah HP yang ada kameranya, dan dengan kamera HP itu, dia merekam perbuatan Syifa yang mencontek saat ujian secara diam-diam sambil pura-pura melihat ke layar HP seolah-olah ada SMS yang masuk. Syifa yang tidak sadar sedang direkam justru merasa aman karena Pak Dodo dikiranya sedang lengah dengan SMS. Ia pun buru-buru mengingat jawaban dari kertas contekan itu dan memindahkannya ke kertas jawaban.“Hhhuuufff...!” ia bernafas lega dan juga dikejar perasaan berdosa saat berhasil memasukkan kembali kertas contekannya ke bawah jam tangannya. Siang hari setelah ujian hari itu selesai, Syifa menghela nafas panjang. Sepanjang waktu ujian, jantungnya berdetak sangat kencang karena dia takut tertangkap basah mencontek. Ketika sedang menunggu jemputan di depan, tiba-tiba Ayu, salah seorang teman sekelasnya datang menghampiri dan menegurnya.“Eh Ki, lo dipanggil Pak Dodo tuh” kata Ayu.“Ada apa Yu?” tanya Syifa.“Mana gue tau, gue cuma disuruh Pak Dodo manggil lo” kata Ayu.“Waduh....apa gue ketahuan ya?” tanya Syifa dalam hati dengan was-was.Dengan tegang Syifa bergegas menuju ke ruangan Pak Dodo.
Sebagai guru olahraga, Pak Dodo memiliki ruangan khusus di samping gudang tempat menyimpan alat-alat olahraga. Tok… Tok… Tok…Syifa mengetuk pintu ruangan itu“Siapa?” tanya Pak Dodo.“Saya Syifa pak” kata Syifa.“Masuk!” perintah Pak Dodo.“Bapak memanggil saya?” tanya Syifa.“Oh iya, silakan duduk” kata Pak Dodo.“Kamu yang bernama Cut Syifa?” tanya Pak Dodo.“Iya pak” kata Syifa.“Nampaknya kamu sibuk sekali syuting ya, sampai-sampai gak sempat belajar?” kata Pak Dodo.“Iya, cukup sibuk belakangan ini, memangnya kenapa pak?” tanya Syifa.Lalu Pak Dodo mengeluarkan HPnya,“Lihat ini!” Pak Dodo menunjukkan video yang merekam Syifa saat mencontek yang membuat matanya membelakak dan jantungnya seolah berhenti berdetak.“Kamu tahu hukuman murid yang ketahuan mencontek saat ujian? Dia tidak boleh ikut ujian berikutnya. Berarti kamu pasti tidak naik kelas.
Dan yang gawat...bagaimana kalo infotainment tahu soal ini, bisa bahaya karir kamu!” kata Pak Dodo dengan pelan namun mengancam.“Pliss pak...iya saya mengaku salah, saya udah terlalu capek sampai gak keburu belajar untuk ujian, tapi tolong...jangan laporkan soal ini” kata Syifa memohon pada Pak Dodo yang dibalas dengan semyuman penuh kemenangan oleh pria itu.“Baik...tenanglah Syifa....Bapak mengerti masalah kamu, dan bapak tidak akan melaporkan kamu, asal…” kata Pak Dodo sambil mendekati Syifa.“Asal apa pak?” tanya Syifa, suaranya bergetar dan matanya berkaca-kaca, ia sudah skak mat, tidak tahu harus bagaimana.“Kamu tahu, Bapak juga diam-diam jadi penggemar kamu, sudah lama Bapak menginginkan kamu, dan sekarang saat yang tepat. Kamu harus melayani Bapak sampai puas, kalo tidak Bapak akan berikan ini ke Kepsek. Dan kalau tersebar ke pers karirmu bakal terancam loh” kata Pak Dodo.   
Baca Selanjutnya

1 comment:

  1. Buat saudara punya permasalahan ekonomi: hub aki santoro,karna saya sudah membuktikan bantuan aki santoro yang berminat,hub aki santoro di nomor 0823 1294 9955, atau KLIK DI SINI

    ReplyDelete